Berita Terkini

Mitigasi Potensi Serangan Cyber Kepada KPU

KPU BONE - Komisioner KPUD Kabupaten Bone aktif mengikuti kegiatan Webinar yang diadakan pada hari  Rabu 2 Agustus 2023 Pukul 10.00 WIB melalui Zoom Meeting. Dalam kegiatan webinar, Anggota KPU Betty Epsilon Idroos bersama Kepala Pusdatin Nur Wakit Aliyusron dan Kepala Bidang pada Pusdatin Andre Putra Hermawan menyampaikan pengantar dan sambutan Webinar Ancaman Siber KPU Ransomware dan Social Engineering (Webinar Seri Pertama) secara daring.

Melalui kegiatan webinar, Anggota KPU, yaitu Betty menyampaikan beberapa hal diantaranya, pertama, bagaimana pentingnya webinar ini dalam meningkatkan praktik keamanan siber dan mengingatkan kembali terhadap potensi serangan cyber (siber) kepada KPU menjelang Pemilu 2024. Kedua Upaya  mitigasi dari segala potensi atau yang berpeluang adanya serangan siber dalam penyelenggaraan Pemilu 2024. Ketiga,  secara teknis meminta satker KPU dapat menjamin keamanan siber, seperti aspek kerahasiaan terkait data pribadi,  menjamin aspek integritas kerja dan juga hasil Pemilu 2024, dan menjamin aspek ketersediaan data yang salah satunya road map data informasi manajerial big data yang akan dimiliki.

Tujuan dari webinar menurut Betty tidak lain untuk menjaga kepercayaan publik terhadap KPU termasuk sistem informasi yang dimiliki. Adapun webinar yang dilaksanakan, menghadirkan narasumber, Pertama Matt Baley (Senior Global Advisor for Cybersecurity and Information Integrity, IFES) dengan menyampaikan beberapa hal diantaranya terkait  ransomware bisa menyerang semua titik baik, manusia/Sumber Daya Manusia (SDM) KPU hingga sistem informasi. Selanjutnya penyerang menarget SDM sehingga penting untuk meningkatkan literasi keamanan siber bagi SDM baik tingkat atas hingga bawah hingga membagi akses tiap kebutuhan SDM dalam mengakses sistem informasi atau data KPU.

dan Narasumber kedua Prof. Yudho Giri Sucahyo (Dosen & Peneliti di Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia) menjelaskan cara kerja ransomware adalah mengunci data di dalam sistem yang diretas dan mengancam pemilik sistem agar membayar sejumlah tebusan jika ingin mendapatkan akses kembali ke data tersebut. Sebagai bentuk mitigasi, Yudho menyarankan KPU melakukan backup (mencadangkan) data. Tahanapan Pemilihan Umum 2024 yang menggunakan sistem informasi maka KPU perlu menjaga dan mengamankan sistem informasi yang sedang dipergunakan saat ini.

Output dari webinar terkhusus bagi perangkat organisasi KPUD Kabupaten Bone tidak lain bagaimana  melakukan pengamanan data, mampu mengenali, memahami dan menjaga diri dari peretasan data, sosial media maupun media komunikasi digital lainnya. (Sumber: KPU RI)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 976 kali